**Yang diam**
- Dalam diam, temaran senja seperti mentertawaiku
-Melihatku hanya terpaku, kau semakin asik menggodaku
-Tak terfikirkankah olehmu, aku sedang duduk di bangku rapuh ini
-Sementara kau hanya tersenyum memandangiku, tanpa mencoba menenangkanku
-Aku masih seperti yang kau kenal dahulu
-Banyak senyum dan tertawa
-Tapi aku tidak gila
-Sungguh ini aku yang merindu
-Rindu saat nafas bertemu dalam satu dawai kehidupan lepas
-Saat waktu sepakat akan kebahagiaan hanya milik kita
-Atau ketika , setiap mata terkagum karena kita dua pasang angsa yang saling berbeda, namun kita punya bahagia
-Dalam diam, selaksa cinta tak bergetar lagi
-Kau, aku, juga mereka
-Seperti patung yang terjemur masa
-Kelam, hitam dan tak lagi semenarik saat kali pertama perjumpaan
-Mengertilah, daun pucuk sembilu, menyayat rasa yang kusimpan sendiri
-Mencabik tenangku kala mata tak lagi mau terpejam
-Menggores luka yang sudah lama menganga
-Dan dalam diam,,temaram cahaya tak mampu lagi menjadi teman kesendirian
**hanya iseng by Suly Kasmaja**

mohon ijin membaca keindahan puisi disini
By: sunarnosahlan on February 16, 2010
at 2:23 pm
monggo silahkan
By: SulyKasmaja on February 18, 2010
at 12:34 am
mohon ijin mengacak2 ;P
By: Pilipilipili on April 28, 2010
at 6:15 am
wokehh,,,pil
By: SulyKasmaja on February 22, 2011
at 4:21 am
Bagus@ puisi ini…
By: Indra on May 24, 2010
at 5:24 pm
ini mas kopral toh, ndue wp juga?
By: SulyKasmaja on February 22, 2011
at 4:25 am
wah iseng iseng juga bagus masukan nya…..firman shows two thumbs up…..
By: islamsejati40 on April 27, 2011
at 8:55 am