Posted by: Suly Bungsu Kasmaja [QueenFa] | February 22, 2011

Mencari Tempat Pelarian

Seberapa mampu sebenarnya manusi melepaskan diri dari banyaknya masalah. Seberapa sanggupkah manusia bisa menghadapi semua yang terjadi dalam hidupnya dengan penuh kesabaran. Masihkah mencari tempat perlindungan lain selain kepadaNya?.

Saat kaki tak sanggup lagi rasanya untuk melangkah, bahkan sekedar menapak dan meluruskan saat berdiri. Semua terasa melemah, entahlah. Dan semua seperti berjalan di tempat, tak ubahnya pohon yang hanya dapat bergoyang, itupun jika terkena hembusan angin. Akankah hidup hanya bisa di umpamakan demikian?

Dan, saat semua seperti menolak keberadaan kita, semua menghakimi. Kemana lagi kah tampat kembali, ataukah kita akan mundur perlahan kemudian menghinakan diri kita di hadapan manusia bahkan Tuhan?. Kurang bijaksana jika memang pilihannya adalah demikian. Tentulah sebagai manusia yang diprakarsai oleh akal, tidaklah menjadi sedemikian picik untuk menentukan pilihan yang tidak bijaksana. Tempat kembali terbaik bagi kita adalah Tuhan, adalah Alloh SWT , DIA–lah sebaik-baik tempat kita kembali,  tempat pelarian yang sejatinya. Bukan tempat lain, dan bukan tempat manapun!

*masih lanjut* idenya ilang tiba2 T_T

Advertisement

Responses

  1. Katakanlah kematian yg kamu lari darinya pasti akan datang……gak bisa lari…kalau masalah yah bisa kita lari……beramal deh kita semua ya inshallah………….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.