Sejenak Suly

suly dan abby

Rumah Kami

**Sejenak berkata-kata**

Ada hati dalam pelupuk mata
Ada rasa dalam balut luka
Seperti dalam titian mimpi para bidadari
Yang mencoba tersenyum meski dalam perih

Kau takkan pernah tau rasanya bahagia
Tanpa kau rasakan betapa laranya duka
Atau bahkan kau takkan pernah merasa sakitnya luka
Jika kau tak mencoba untuk mengobatinya

Meski hanya satu kali berkata
Ku tak pernah akan lupa akan hari dimana kita ada
Dimana mata tertutup malu, karena indah lakumu
Sementara hari masih belum berubah

Sejenak langkah ku henti
Bersama waktu yang tak mau perduli
Padaku, atau pada kalian
Tetapi aku bukan benalu yang akan berkarat

Aku adalah rumput liar yang tak berarti
Itu katamu, tapi tidak kata ku
Meski seperti “suket rayutan”, aku tetap bertahan
Hingga Maut tak lagi segan mengambilku dan menghakimiku

**Poem by Suly Kasmaja**

hanya sejenak berpuitis

Menjadi Zaujah Idaman,,,bissmillah,,,Allah maha mendengarku

Responses

  1. SubkhanAllah ,hati ini terasa luluh melihat dan mendengar suara wanita sholehah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.